Senin, 22 Juni 2009

"The Conflict of D-toL"(part.2)

....Ternyata D-tol melihat kami bertiga sedang berbisik-bisik. Lalu D-tol menghampiri kami dan bertanya pada kami, tetapi kami merahasiakannya. Hingga akhirnya D-toL agak kelihatan marah.
Sewaktu di kelas D-toL bertanya lagi pada Andi dengan agak memaksa. Akhirnya Andi membocorkan rahasia bisikannya Kikuk pada D-toL,tetapi tidak sesuai dengan isi bisikannya Kikuk, isinya sebagai berikut "Itu toL, katanya Kikuk waktu melihat VCD Bondowoso kamu yang paling takut lho..". Melihat mulut Andi berkomat-kamit seperti itu D-toL langsung marah pada Kikuk dan menghasut aku, Andi, dan Rikso untuk memusuhi Kikuk. Tetapi kami tidak terhasut begitu saja. D-toL akhirnya memutuskan untuk keluar dari perkawanan ini dan sering terjadi konflik antara kami dengan D-toL.
Keesokan paginya di skull D-tol meminta maaf pada kami bertiga, tetapi dengan syarat kami harus menjauhi Kikuk. Dan pilihan yang kedua kami boleh berkawan dengan Kikuk tetapi kami diancam akan dicium oleh D-toL. Karena kami takut dicium D-toL, akhirnya kami bertiga memilih pilhan yang pertama. Tetapi sekali lagi aku mengajak Andi dan Riksa menjalankan taktik "Ada Batu di Depan Udang", yaitu menjauhi Kikuk kalau ada D-toL,dan kalau tidak ada D-toL kami berkawan sama Kikuk. Taktik ini kami lakukan hingga kenaikan ke kelas 8. Tetapi dampaknya Kikuk menjadi seperti orang yang sakau saat kami musuhi karena selalu menyendiri.
Akhirnya datang saat-saat yang paling mendebarkan yaitu saat pengumuman ke kelas 8. Al-Hasil Aku, Riksa, dan Kikuk naik ke kelas 8E, D-toL ke kelas 8C, Andi ke kelas 8B tetapi bersyarat(Remidi Bhs.Inggris), dan yang paling memprihatinkan dan memalukan bangsa Indonesia, Gandhi tidak Naik kelas "Maklum anak Be-O-De-O" dengan membuat rekor MURI, yaitu REMIDI terbanyak pada tahun ajaran 2005-2006". Owh ya yang dimaksud MURI adalah "Museum Remidi Indonesia". Tetapi karena wali kelas kami baik hati akhirnya Gandhi naik kelas tetapi harus Ceked Out dari SMPN 2 TEGAL.
Demikianlah kisah lima sekawan di Jl. Menteri Supeno no.3, Tegal.

Vol. 2 : Coming soon...

Label:

Kamis, 28 Mei 2009

"The Confict of D-toL"(part.1)

Aku pernah menjadi salah seorang pelajar di SMPN 2 Tegal. Aku mulai menjadi siswa di sekolah ini sejak tahun 2005 hingga tahun 2008. Disini aku mendapat teman-teman yang pandai(pandai mencontek, mbesel, mencari mangsa(sensor)). Pada suatu saat aku melihat seorang anak yang Gendut, Gede, dan biasa dipanggil Ade atau D-toL. Aku berteman akrab dengan dia. Pada saat kami Guyonan di kelas, tiba-tiba datang seekor anak yang menyerupai bocah berinisial MTR alias Kikuk. Akhirnya dia bergabung bersama kami. Sekarang aku punya dua kawan.
Karena terlalu sering Guyonan dengan D-toL, akhirnya kami bertengkar. Mulai saat itu kami tidak duduk sebangku lagi. Sejak saat itu pula aku duduk sebangku dengan seorang bocah yang berwajah pas-pasan dan orangnya itu suka ngebanyol. Dan akhirnya kami berkawan.
Pada suatu hari si Wajah paz-pazan bertanya padaku,"mengapa tidak duduk sebangku lagi sama si Gendut?". Oh Ya! Aku belum kenalin namanya si Wajah paz-pazan. Nama pemberian dari ortunya adalah "Andi P-O" tetapi teman-teman yang lain biasa memanggilnya"1701301_"atau"134C1N". Dah dulu yaw kenalannya, sekarang ceritanya dilanjutkan! Emm.....
Andi menyuruh aku baikan lagi sama D-toL. Akhirnya aku meminta maaf pada D-toL, padahalkan seharusnya D-toL yang meminta maaf padaku. Akhirnya kami kembali bercanda dan duduk sebangku lagi. Dan sekarang kami menjadi empat sekawan.
Seiring dengan berjalannya waktu, D-toL terserang penyakit. Sehingga dia tidak berangkat sekolah. Pada hari itu juga aku duduk sebangku dengan sebutir bocah kecil, cerewet, caper, dan suka memegang a..(sensor). Dia diberi nama oleh bapaknya,ibunya,embahnya,buyutnya....Ah udahlah kebanyakan, langsung aja yah! Namanya adalah...."Tata Wirapati" tetapi itu dulu. Karena sering sakit, sial, apes, dan KurBer(kurang beruntung) akhirnya bapak dan ibunya selametan lagi dan namanya diganti "Muhammad Riksa Wirapati". Tetapi teman-teman banyak yang memanggilnya "C413U1_", kalau aku sih manggilnya "Rikso". Walaupun suka memegang (sensor) ternyata dia anaknya dermawan lhoo..! Aku sering dibayari alias ditraktir snack, ponggol, es, batagor, sate tikus, sate coro, sate semut, dan masih banyak lagi makanan haram lainnya.
D-tol telah sembuh dari penyakitnya dan dia sudah berangkat sekolah lagi. Aku kenalin Riksa sama dia dan akhirnya Riksa jadi kawanku yang keempat. Sekarang kami menjadi "LIMA SEKAWAN".
Pada suatu saat D-toL marahan pada Andi karena Andi dinilai terlalu EGOIS. Lalu D-toL menghasut kepadaku, Kikuk, dan Riksa untuk menjauhi Andi. Tetapi aku tidak terhasut oleh D-toL, aku pura-pura memusuhi Andi. Kalau ada D-toL, aku menjauhi Andi. Tetapi kalau ngga ada D-toL, aku berteman sama Andi. Sampai pada suatu saat aku memikirkan bagaimana caranya agar D-toL sama Andi bisa baikan lagi. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke Mbah Kempot untuk MENYANTET D-toL dan aku membeli arloji ajaib untuk menghipnotis Andi. "Eh Ngga DinK?!§@#, yang bener aku berusaha sekuat tenaga, harta, pikiran, dan jiwa, hingga titik keringat penghabisan untuk membujuk D-toL agar baikan lagi sama Andi. Akhirnya D-toL mau memaklumi sifatnya Andi dan baikan lagi sama Andi meskipun masih ada sedikit konflik(maklumlah judulnya aja "the Conflict of D-toL").
Masalah belum selesai dalam perkawanan kami. Pada suatu detik muncul karakter yang berwajah...Yaah ngga' lebih buruk daripada Andi, berakal Be-O-De-O, agak ngga nyambung, anak mamih, murid TELADAN(mangkat telat balik e..(sensor)). Kali ini aku yang bermasalah, aku sangat dekat dengan dia tetapi kawan-kawan membencinya,terutama D-toL. Aku dianggap COWO MATRE KE PAI aje....,Karena aku dianggap lebih memilih seorang teman anaknya OKB(orang kaya Bo...). Eh...Eh..eH..Lupa lagi(kaya lagunya kuburan?!), aku belum kenalin namanya. Namanya adalah -Gandhi Pratama Putra-. Karena nama depannya Gandhi, bukan berarti dia orang India lhooh....>>Kembali... Ke Ceri..ta!
Padahalkan aku berteman sama Gandhi karena aku kasihan, dia tuh temannya cuma segelintir orang bahkan hampir punah semua. D-toL membolehkan aku berteman dengan Gandhi tetapi dengan syarat, yaitu kalau aku diberi sesuatu, aku harus membaginya sama D-toL dan kawan-kawan. Dengan berat badan eh salah?!@§ maksudnya dengan berat hati aku menyetujui syarat tersebut. Tetapi pada akhirnya kawan-kawan mau menerima Gandhi ada apanya..Eh salah lagi?!@§ maksudnya apa adanya.
Pada suatu hari kelas kami mendapat tugas kelompok. Waku itu aku satu kelompok dengan D-toL, Andi, dan Kikuk. Kami spakat untuk mengerjakan tugas di rumah Kikuk pada sore hari. Sambil mengerjakan tugas kami menonton Video Compact Disc "Real Horor" yang berjudul "BONDOWOSO". Pada saat itu ada penampakan pocong yang membuat kami semua takut, ngeri, kalang kabut, lari tunggang langgang. Padahal aku tidak takut tetapi karena kawan-kawan pada takut, aku jadi ikut-ikutan takut. Akhirnya kami kembali menonton VCD itu hingga selesai begitu juga dengan tugas kelompok kami. Dan pulang ke rumah masing-masing.
Keesokan paginya di sekolah, kami bercerita kembali soal video horor "Bondowoso". Pada saat jam istirahat biasanya kami berlima njajan bareng tetapi D-toL luput dari radar pengawasan. Setelah dicari-cari ke perpustakaan, puskesmas, posyandu, dan RSJ, eh... ternyata D-toL sedang mbakso bersama Gandhi. Kikuk sedikit marah sama D-toL dan berbisik-bisik padaku, andi, dan Rikso, isi bisikannya seperti berikut"eh..D-toL payah yah?!Mbakso ora ngajak-ngajak!".(bersambung..)

Label: ,

Senin, 11 Mei 2009

KATA PENGANTAR

Assalamu'alaikum wr.wb.(Harus dijawaB! Kalau tidak dijawab berarti kamu non-muslim)

Alhamdulillahirobbil'alamin atas berkat Tuhan YME serta dukungan keyboard, cpu, mouse, internet, dan juga seluruh organ-organ tubuhku. Akhirnya saya sebagai pengarang sekaligus aktor dalam cerita ini dapat merampungkan kisah lima sekawan vol.1(The conflict of D-toL).
Cerita ini memuat kisah perjalanan hidup lima anak muda yang berwajah pas-pasan dan secara kebetulan diterima di SMPN 2 Tegal. Cerita ini memang dibuat untuk menyinggung teman-teman sekalian. Bagi teman-teman yang merasa tersinggung harap jangan disinggung-singgungkan kembali(Uopoo...iki?!). Bagi para penderita jantung, kencing manis, sakit jiwa, dan suka berbicara jo(sensor) dilarang membaca cerita ini. Apabila tetap NEKAT, PT. Somandi Ganteng t.b.k tidak akan bertanggung jawab atas biaya rumah sakit maupun pemakaman. Dan juga apabila di dalam cerita ini banyak kata-kata "sensor" harap dimaklumat(i) karena cerita ini benar-benar telah lulus sensor.
Dalam kurun waktu yang jauh PT. Somandi Ganteng t.b.k akan mempostingkan 5 sekawan vol.2 & vol.3 (Beri tepuK tAnGan Donx!!). Apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati para pembaca, mohon jangan dikritik apalagi diberi saran. Saya rasa itu saja kata-kata dari saya yang cukup(MeNjenGkelKAn!!)

Wassalamu'alaikum wr.Wb(Harus dijawab kalau tidak dijawab berarti kamu non-muslim)

Label: